Seminar Info

2012-09-10 17:56:19

Press Release         

IMEBS, Solusi SDM di bidang Properti

GMT Institute, sebuah lembaga yang sangat peduli pada pembangunan gedung berkonsep green building memberikan kesempatan kepada para pengembang dan para developer di seluruh Indonesia untuk menyiapkan tenaga-tenaga terampil dalam mengelola gedung khususnya di bidang mechanical electrical melalui program IMEBS. Kehadiran IMEBS dimaksudkan untuk menghasilkan tenaga-tenaga muda yang terampil dan siap pakai dalam mengatasi masalah-masalah yang muncul dalam pengelolaan gedung khususnya di bidang mechanical electrical.

“GMT Institute, sebagai sebuah lembaga yang khusus memberikan training dan pendidikan di sektor properti menyiapkan konsep-konsep dan latihan strategis bagi pengembang dan para stakeholder dalam menata gedung atau bangunan sehingga memenuhi standar gedung yang laik fungsi dan ramah lingkungan seperti sistem pencahayaan yang efisien, sistem tata udara dan sistem pemipaan untuk saluran air dalam gedung sehingga bisa menekan cost pemeliharaan gedung,” ujar Direktur GMT Institute Frumens Da Gomez.

Untuk itu GMT institute menyiapkan apa yang disebut Institute of Mechanical Electrical for Building Services (IMEBS). IMEBS adalah program pelatihan intensif mengenai Mechanical Electrical & Plumbing (MEP)  yang dilakukan secara berkelanjutan. “IMEBS merupakan sebuah program pelatihan yang terdiri dari training kelas dan on the Job Training (OJT) di lapangan yang diadakan oleh GMT Institute selama tiga bulan,” ujar Frumens. Program ini ditujukan pada percepatan proses orientasi lulusan SMK yang ingin bekerja dalam industri perawatan dan pengelolaan gedung. Adapun keunggulan dari program ini adalah merupakan kombinasi dari materi yang bersifat praktis, didukung pula oleh instruktur yang mahir dibidangnya masing-masing serta pada akhir program dilakukan penempatan atau disalurkan untuk langsung bekerja pada gedung-gedung yang ada

Menurut Furmens program IMEBS lebih memberikan penekanan pada praktek dan pemahaman nyata akan masalah-masalah mechanical electrical. “Bukan berarti bahwa aspek lain kita abaikan tetapi stressing nya memang lebih pada praktek. Sedangkan aspek pengetahuan dan etika dalam bekerja memiliki bobot yang  lebih kecil” ujar Frumens lebih lanjut. Menurutnya aspek pengetahuan (knowledge) dalam pelatihan ini  hanya berbobot 30% dan etika 20%. Sedangkan aspek keterampilan (skill) mengambil bobot paling besar yakni 50% dari keseluruhan waktu yang disiapkan. Hal ini menurutnya karena persoalan-persoalan teknis di lapangan memang sangat beragam dan membutuhkan kemampuan teknis yang lebih tinggi disamping pengembangan sikap bekerja yang bertanggujawab

GMT Institute memberikan perhatian khusus pada pengembangan dan pelatihan di bidang property karena sejalan dengan visi pemerintahan DKI Jakarta khususnya pengembangan green building yang tampak melalui Peraturan Gubernur DKI Jakarta No. 38 tahun 2012 tentang Bangunan Hijau.

Frumens juga melihat prospek yang sangat baik bagi pengembangan dan pengelolaan property di Indonesia. Dan karena itu, GMT Institute mengambil peran dan memberikan ruang yang lebih besar kepada para pengelola untuk menyiapkan tenaga-tenaga terampil melalui berbagai kursus dan pelatihan. Frumens memprediksikan pasar properti Indonesia pada 2012 akan terus naik sejalan dengan terus membaiknya indikator ekonomi seperti PDB yang stabil, suku bunga yang cenderung menurun dan inflasi juga rendah serta stabilitas politik nasional yang terjaga. “Pasar properti Indonesia khususnya di kota-kota besar di Indonesia diprediksikan akan terus bertumbuh secara positif,” kata Frumens.

Pertumbuhan bisnis properti yang tinggi tentu memiliki korelasi langsung dengan keberadaan lingkungan. Apalagi di Jabodetabek, dimana sebagian ruang hijau telah tergerus untuk kepentingan pembangunan gedung. Karena itu sangat dibutuhkan bangunan yang ramah lingkungan atau yang terkenal dengan bangunan hijau (Green Building) untuk mengkonversikan ruang hijau yang telah diambil untuk pembangunan gedung.

Konsep Bangunan hijau adalah bangunan dimana di dalam perencanaan, pembangunan, pengoperasian serta dalam pemeliharaannya memperhatikan aspek- aspek dalam melindungi, menghemat, mengurangi penggunaan sumber daya alam, menjaga mutu baik bangunan maupun mutu dari kualitas udara di dalam ruangan, mutu air dan memperhatikan kesehatan penghuninya yang semuanya berdasarkan kaidah pembangunan berkelanjutan. Dan GMT melalui IMEBS mengambil peran secara nyata untuk mendukung program pemerintah dan para pengembang di tanah air, berupa penyediaan tenaga kerja yang terampil dan  siap bekerja

KOMENTAR