GMT Institute Nilai Pengelolaan Gedung di Indonesia Masih Banyak Terabaikan

2016-09-07 02:00:50
GMT Institute Nilai Pengelolaan Gedung di Indonesia Masih Banyak Terabaikan

Jakarta -  Kepemilikan gedung sebagai properti atau aset akan memberikan nilai tambah bagi suatu perusahaan atau perorangan. Namun, aspek pemeliharaan gedung yang efektif seringkali terabaikan, sehingga gedung itu menjadi tak layak fungsi karena pengelolaan yang kurang baik. 
 

Hal tersebut dikatakan oleh Direktur GMT Institute, Frumentius Da Gomez di Jakarta (5/9) dalam keterangan persnya. “Sudah seharusnya sebuah gedung itu dikelola, dirawat dengan baik agar bisa difungsikan sebagaimana mestinya. Tak sedikit kita temui gedung-gedung yang tidak dikelola dengan benar akhirnya menjadi tak layak fungsi,” kata Frumentius. 

Ia mengatakan para staf dan pengelola gedung perlu diberikan pengetahuan, wawasan yang lebih jauh dan keterampilan yang memadai dalam melakukan pengelolaan aset dan gedung.  “Banyak hal yang harus dipahami dalam pemeliharaan gedung misalnya konsep tentang building management, green building, kelistrikan, audit dan saving energy, aspek hukum, pengendalian hama, manajemen kesehatan dan keamanan, housekeeping dan banyak lagi,” kata Frumentius. 

Ia berharap para pengelola dan property manager mampu meningkatkan kemampuan dalam melakukan pengelolaan aset dan gedung dengan lebih professional. Menurutnya, berbagai program pelatihan harus diberikan dan dilaksanakan secara konsisten dan terarah. 

Dia menyebutkan, hingga saat ini untuk PMC Basic Level sudah mencapai angkatan ke 112, pesertanya diikuti dari berbagai perusahaan-perusahaan baik di Jakarta hingga luar Jakarta.

Sumber : gatranews.com

 

 

KOMENTAR

GMT INSTITUTE TRAINING SCHEDULE

ARTICLE UPDATE